Daftar Harga Tanah di Solo Paling Murah

Tanah merupakan jenis harta yang tidak bergerak, yang menjadi salah satu bentuk investasi yang sangat menguntungkan. Sehingga pembelian dan penjualan tanah menjadi salah satu bentuk investasi yang paling banyak diminati. Karena harga tanah selalu melonjak naik setiap tahunnya, sama halnya dengan harga tanah di Solo yang kini mulai mengalami persaingan.

Namun dalam hal pembelian tanah ini tentu tidak boleh dilakukan dengan cara yang sembarangan. Apalagi jika tanah tersebut dijadikan investasi, karena Anda bisa mendapatkan kerugian dalam jumlah yang besar. Pembelian dan penjualan tanah ini memiliki harga yang cukup tinggi, diperlukan beberapa sikap cermat dan teliti saat membeli tanah.

Harga Tanah di Solo

Kecamatan di Solo Harga (Luas Tanah)
Laweyan Rp.1.300.000.000 (248 m2)
Pasar Kliwon Rp.1.800.000.000 (191 m2)
Banjarsari Rp.1.500.000.000 (342 m2)
Jebres Rp.40.000.000.000 (4091 m2)
Serengan Rp.1.500.000.000 (500 m2)

Hal – Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Tanah

Berikut ini ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam membeli tanah, yang di antaranya adalah sebagai berikut :

1. Di Mana Letak Tanahnya

Di Mana Letak Tanahnya

Hal yang harus menjadi pertimbangan Anda ketika baru membeli tanah adalah, letak atau lokasi tanah tersebut. Apakah cukup strategis sehingga jika suatu saat dijual kembali atau tidak akan ada kesulitan? Apalagi untuk tanah yang letaknya strategis misalnya di pusat kota, biasanya memiliki nilai jual yang cukup tinggi.

Letak tanah yang strategis juga sangat berpengaruh baik bagi Anda yang membeli tanah tersebut untuk investasi.

2. Ukuran atau Luas Tanah

Ukuran atau Luas Tanah

Jika ukuran tanah yang Anda beli sempit maka tanah tersebut nilainya menjadi kurang ideal. Misalnya Anda menemukan tanah yang letaknya strategis, tetapi ukurannya tidak terlalu luas. Sebaiknya Anda tidak usah membelinya, karena tanah yang ukurannya tidak terlalu luas biasanya kurang diminati oleh pembeli.

3. Bagaimana Hadap Tanah Tersebut

Bagaimana Hadap Tanah Tersebut

Walaupun zaman sudah begitu modern tetapi hadap tanah ini masih dipercaya sebagai pembawa keberuntungan. Misalnya tanah yang menghadap ke arah tertentu sering dipercaya membawa keberuntungannya sendiri. Khususnya bagi sebagian orang yang masih percaya pada fengshui.

Biasanya kebanyakan orang akan membeli tanah yang menghadap ke arah timur, karena jika dibangun rumah di sana maka rumah tersebut akan menghadap ke arah matahari. Bangunan yang mendapat sinar matahari yang cukup, dipercaya lebih sehat dibanding dengan yang tidak.

4. Bagaimana Keamanan di Lokasi

Bagaimana Keamanan di Lokasi

Harga jual tanah biasanya akan menurun jika keamanan di lokasi tempat tanah tersebut berada, dianggap tidak atau kurang aman. Maka sebelum Anda memutuskan untuk membeli tanah di suatu lokasi tertentu, pastikan bahwa keamanan di sekitar lingkungan tersebut aman dan nyaman.

Karena jika keamanannya kurang baik, maka masyarakat tidak akan ada yang mau membeli karena menghindari hal yang tidak diinginkan.

5. Tingkat Kepadatan Tanah

Tingkat Kepadatan Tanah

Tingkat kepadatan tanah yang akan Anda beli juga harus diperhatikan, misalnya saja harga sawah akan menjadi lebih murah dibanding harga kebun atau pekarangan. Karena tanah sawah lebih gembur dan tidak padat, sehingga diperlukan pengurukan agar tanah menjadi padat. Sedangkan biaya pengurukan ini tidak sedikit.

6. Bentuk Tanah

Bentuk Tanah

Bentuk tanah juga harus menjadi perhatian utama saat Anda membeli tanah. Apakah bentuknya persegi panjang atau cenderung kotak. Atau tanah tersebut memiliki lebar muka yang sempit maka tanah tersebut hanya cocok dijadikan gudang. Lain halnya dengan tanah yang bentuknya persegi panjang, dan juga luas. Tanah tersebut akan banyak diminati oleh masyarakat.

Terlepas dari itu semua yang harus Anda perhatikan saat membeli tanah adalah, harga yang sesuai dengan anggaran. Misalnya Anda bisa mencari referensi terlebih dahulu tentang harga tanah di Solo, jika kebetulan ingin membeli tanah di sana.