Daftar Harga Tanah Di Bali Terbaru dan Terpercaya

Bagi anda yang memiliki tanah dan kemudian ingin menjualnya, anda pasti ingin menjual tanah dengan cepat dan juga mudah. Sehingga ada beberapa hal yang harus anda lakukan, untuk membuat tanah tersebut cepat laku. jika anda ingin melihat perbandingan harga dengan tanah lainnya yang juga dijual, maka anda bisa melihat beberapa referensi mengenai harga tanah di bali yang bisa dijadikan acuan.

Ada beberapa cara dan tips yang tepat dalam menjual tanah seperti yang disebutkan di bawah ini. Tetapi tips ini lebih cocok untuk para agen property yang ingin menjual tanah, atau bagaimana cara memasarkan tanah yang ingin dijual agar cepat laku. Namun pastikan bahwa anda melakukan cara yang baik, dan tentunya tidak merugikan orang lain.

Daftar Harga Tanah Di Bali

Nama Kecamatan

Harga Tanah (Luas Tanah)

Jimbaran

Rp.450.000.000,- (100 m2)

Bangli

Rp. 1.400.000.000,- (2190 m2)
Buleleng

Rp.600.000.000,- (300 m2)

Gianyar

Rp.1.900.000.000,- (439 m2)

Jembrana

Rp.100.000.000,- (310 m2)

Cara Penjualan Tanah

Walaupun anda ingin menjual tanah yang anda miliki dalam waktu yang relatif cepat, tetapi jangan lupakan caranya. Pilih cara yang baik dalam memasarkan dan menjual tanah ini. Karena jika anda menggunakan cara-cara yang kurang baik, maka hal itu akan merugikan diri anda sendiri dalam menjual tanah tersebut.

Berikut ini ada beberapa cara dalam menjual tanah agar cepat laku, yang dapat anda contoh atau anda tiru. Penuturannya yaitu sebagai berikut :

1. Dokumen dan Surat Jelas

Dokumen dan Surat Jelas

Pastikan legalitas dari surat dan dokumen tanah tersebut jelas, karena ini adalah hal yang sangat penting dalam menjual tanah. Sertifikat dan kepemilikan dari surat tersebut harus jelas, jangan sampai anda menjual tanah yang kepemilikan atau sertifikatnya pun belum pasti. Sebagai agen atau broker yang baik, maka hal itu harus dihindarkan karena akan merugikan anda sendiri.

2. Cermati Lokasi Tanah Yang Akan Anda Jual

Cermati Lokasi Tanah Yang Akan Anda Jual

Anda bisa melihat langsung lokasi atau tempat tanah yang akan dijual tersebut, lalu cari keunggulan yang dimiliki oleh tanah itu. Misalnya saja apakah tanah tersebut letaknya dekat dengan hunian yang asri, atau dekat dengan lokasi yang banyak terdapat fasilita umumnya. Jika ada beberapa keunggulan dari tanah tersebut, maka anda akan lebih mudah dalam menjualnya.

Atau bisa juga jika tanah yang akan anda jual letaknya berada di lokasi yang aman, atau minimal keamanannya sangat terjaga. Anda bisa menonjolkan hal-hal tersebut, pada saat anda menjual tanah yang dimaksud. Pastikan hal itu menjadi kekuatan utama ketika anda menawarkan tanah tersebut pada pembeli.

3. Kondisi dan Letak Tanah

Kondisi dan Letak Tanah

Anda bisa memerhatikan kondisi dan letak tanah, dengan membandingkan dengan tanah yang ada di lokasi yang berbeda. Apakah tanah tersebut memang layak ditawarkan, tetapi anda juga tidak boleh menjualnya dengan harga yang terlalu mahal. Atau sebaliknya anda juga tidak boleh menjualnya terlalu murah.

4. Bertemu Kuasa Jual

Bertemu Kuasa Jual

Jika pemilik tanah sudah menunjuk kuasa jualnya, maka anda harus bertemu terlebih dahulu dengan kuasa jualnya. Hal ini dilakukan untuk mencari kunci bagaimana agar tanah tersebut bisa deal dalam hal penjualan. misalnya memutuskan berapa minimal harga jual tanah tersebut.

5. Persaingan Broker

Persaingan Broker

Jika anda sudah menjadi seorang broker profesional anda juga harus memastikan, apakah ada broker lainnya yang menjual tanah tersebut. jika memang ada pastikan perjanjian lainnya tidak berlaku secara eksklusif, kecuali jika pemilik tanah yang berkehendak atau menginginkannya.

6. Informasi yang Jelas

Informasi yang Jelas

Memberi informasi sejelas mungkin ketika anda membuat plang atau tanda bahwa tanah tersebut dijual. Agar memudahkan pembeli jika berminat.

Anda juga bisa melakukan perbandingan bagaimana harga tanah di tempat yang akan dijual dengan harga tanah di tempat lainnya. Misalnya mengecek dahulu harga tanah di Bali sebelum mulai menjual.