Contoh Desain Rumah Walet yang Cocok Untuk Bisnis

Rumah walet awalnya dibuat dengan isi bagian rumah tua yang tidak terang dan juga sedikit lembab oleh sekelompok walet. Beberapa rumah kuno di Indonesia yang menjadi rumah walet terdapat di Sedayu, Jawa Timur dan di Kota Muntok, Bangka. Akal budi manusia membuat beberapa orang berlomba-lomba untuk membangun rumah walet.

Beberapa orang membuat rumah walet merancang rumah walet dan menggabungkannya dengan rumah tinggal atau juga tempat usaha. Beberapa rumah walet sudah dibangun namun belum banyak berhasil untuk ditempati wallet karena kurangnya pengetahuan akan desain rumah walet. Tapi Anda tidak usah khawatir karena artikel ini akan membahasnya untuk Anda.

5 Hal Penting Dalam Desain Rumah Walet

1. Suhu Rumah Walet

Suhu-Rumah-Walet

Suhu di dalam rumah walet paling tidak berkisar 27oC – 29oC. Selain itu, tingkat populasi dan kualitas sarang juga akan ikut terpengaruh. Jika suhu terlalu tinggi seperti 30 hingga 32oC maka akan menyebabkan air liur walet akan semakin cepat mengering terlebih jika kelembaban udara juga dalam keadaan rendah maka sarangnya akan retak dan juga keropos

Suhu yang tidak sesuai juga akan menyebabkan telur menjadi kurang bagus sehingga populasi tidak akan berkembang. Parahnya lagi rumah yang telah dibuat akan ditinggal pergi juga oleh burung walet karena suhunya yang tidak sesuai.

2. Ventilasi Udara

Ventilasi Udara

Untuk rumah walet dengan lokasi di dataran rendah suhu 31 hingga 32 oC maka diperlukan pemasangan ventilasi. Namun, untuk daerah dengan suhu relatif rendah yaitu 24 hingga 25 oC maka ventilasi udara tidak cukup diperlukan atau bisa juga dipasang per empat meter untuk satu buah ventilasi udara.

Jarak yang digunakan plafon dengan PVC umumnya 50 cm. Dan ventilasi pada rumah umumnya menggunakan pipa dengan ukuran 4 inci. Pipa PVC disambungkan juga dengan pipa lengkung.

Pipa lengkung tersebut memiliki beberapa fungsi di antaranya ialah untuk menekan cahaya yang datang dari luar (penempatan pipa lengkung berada di dalam rumah) dan untuk menekan angin kencan (penempatan pipa lengkung di luar rumah).

3. Mengecat Dinding/ Bagian Luar Rumah

Mengecat-Dinding-Bagian-Luar-Rumah

Selain menambah nilai estetika desain rumah walet, mengecat dinding bagian luar rumah juga memiliki tujuan untuk bisa mengurangi intensitas penyerapan cahaya matahari. Dan untuk daerah rumah walet dengan dengan suhu agak tinggi berkisar 30 hingga 32 oC tidak dianjurkan untuk memilih cat berwarna hitam yang sangat bisa menyerap panas.

Sebaliknya, untuk daerah rumah walet dengan suhu yang cukup dingin berkisar 24 hingga 25 oC maka warna cat hitam sangat bisa membantu dalam penyerapan cahaya dibandingkan dengan penggunaan warna terang.

4. Jenis Plafon

Jenis Plafon

Jenis plafon yang digunakan dalam rumah walet juga memiliki pengaruh yang besar dalam mengkondisikan suhu rumah walet. Umumnya ada dua jenis yang digunakan yaitu plafon triplek dan plafon beton.

Untuk daerah rumah walet dengan suhu berkisar 31 hingga 32 oC maka sebaiknya menggunakan plafon beton atau semen cor. Dengan demikian suhu ideal dalam rumah akan ikut terjaga.

Namun, untuk daerah rumah walet dengan suhu dingin sekitar 24 hingga 25 oC maka akan lebih baik menggunakan plafon tripleks agar suhu di dalam rumah terasa lebih hangat. Yang tidak kalah penting diperhatikan ialah pemasangan tripleks dengan rapat.

5. Dinding dan Tata Ruang

Dinding-dan-Tata-Ruang

Dinding yang tebal akan dapat membantu rumah walet yang ideal karena panas matahari tidak dengan cepat dapat memasuki rumah. Dan penggunaan batu bata merah yang disusun secara membujur dan dengan ketebalan 25-30 cm akan bisa menstabilkan suhu di dalam ruangan.

6. Tebal dan Tipisnya Dinding

Tebal dan Tipisnya Dinding

Rumah walet sebaiknya memiliki dinding tembok  agar suhu dan kelembaban di dalam rumah tetap terjaga. Untuk rumah walet dengan suhu berkisar 31 hingga 32 oC maka tembok yang digunakan sebaiknya memiliki ketebalan 24 hingga 25 cm dan untuk rumah dengan suhu 24 hingga 25 oC maka ketebalan tembok berkisar 14 hingga 15 cm.

6 Hal di atas merupakan gambaran dari hal yang peting untuk diperhatikan sebelum membangun rumah walet agar dapat menghasilkan populasi walet yang padat sehingga dapat memberikan keuntungan bagi Anda.